Top Content Detail
Side Project Tapi Serius: Band Sampingan Yang Malah Nendang! Side Project Tapi Serius: Band Sampingan Yang Malah Nendang!

Band side project sering banget dianggap cuma "ruang main" buat musisi yang lagi jeda atau rehat dari band utama. Padahal, nggak sedikit side project yang justru lahir dengan konsep matang, visi jelas, dan kualitas produksi yang nggak kalah niat!

Fenomena ini ngebuktiin satu hal: kreativitas musisi nggak bisa dibatasi sama satu nama aja. So, siapa aja sih musisi yang side projectnya nendang juga? Langsung aja gak usah lama-lama, cekidot!

 

DAVE GROHL - THEM CROOKED VULTURES

Secara genre, project ini lebih condong ke hard rock dengan sentuhan stoner dan riff-riff yang lebih eksperimental dibanding Foo Fighters. Terus buat karyanya, mereka udah ngerilis satu album self-titled di tahun yang sama. Walaupun cuma 1 album, tapi kualitas musik dan chemistry mereka kalo manggung solid banget!

 

BASKARA PUTRA - HINDIA

Buat genrenya sendiri Hindia main di pop alternatif dan elektronik minimalis, dengan lirik yang nyeritain tentang kehidupan personal. Hindia mungkin bisa dibilang bukan lagi side project dari Baskara, justru tumbuh jadi identitas sendiri yang kuat dan punya basis audiens yang besar banget!

 

JOHN PAUL PATTON - ALI

ALI sendiri bisa dibilang sebagai band supergrup, soalnya ALI diisi juga sama Arswandaru dan Absar Lebeh dari The SIGIT. Ketiga personil ini masing-masing punya latar belakang musik yang kuat. Makanya secara karakter, band ini punya identitas visual dan musikal yang khas punya mereka.

 

DAMON ALBARN - GORILLAZ

Album "Demon Days" dan "Plastic Beach" jadi tonggak penting yang ngangkat Gorillaz sebagai side project yang justru malah mengglobal. Konsep karakter animasi (2D, Murdoc, Noodle, dan Russel) juga bikin identitas Gorillaz makin unik, jadi salah satu proyek musik paling inovatif di era modern.

 

ARIAN 13 - NEGATIFA

Lewat Negatifa, Arian mengeksplorasi sisi hardcore punk yang lebih mentah dan lugas. Dibanding Seringai yang lebih metal dan terstruktur, Negatifa justru kerasa lebih raw, cepat, dan straight to the point. Album self-titled mereka nunjukin pendekatan yang lebih langsung secara musikal maupun lirik.

 

Lo pasti setuju kalo nama Arian13 dan Seringai itu udah jadi kesatuan yang melekat banget. Arian dan Seringai punya fondasi kuat di skena musik keras Indonesia lewat energi panggung yang eksplosif. Energi itu terus dikuatin lewat side project yang sekarang lagi getol dijalanin, yaitu Negatifa.

Share